Kemarau Di Hati

Kamu

Kamu
Selalu kamu
Dan hanya kamu
Apa dihatimu
Tak ada sisa rindu untukmu
Sungguh,hanya pertanyaan yang semu
*


Kisah kita

Lambat laun, kisahmu pun akan terkubur oleh kenangan-kenangan yang baru.
Aku tak akan lupa,hanya saja kisahmu akan jadi pengingat kalau kita memang pernah bersama.
Aku,kamu dan kisah kita.
Hanya akan jadi penghalang jika masih saja dikenang.
Mengapa sulit sekali membujuk hatiku untuk melupakanmu
Sedangkan kebersamaan kita hanya sesuatu yang semu.
*


Bimbang

Aku rasa kau telah begitu tega membiarkan ku dalam kebingungan.
Harus bagaimana aku tanpamu,
Kuat tanpamu, selalu ku coba.
Mencoba bertahan, sangat menyakitkan.
Melupakanmu, hal yang mustahil.
*


Satu alasan

Apakah menurutmu ini yang terbaik?
Meninggalkanku tanpa kejelasan dari mu!
Bukankah pernah ku katakan padamu,
Jika kau ingin pergi, beri aku satu alasan
Agar hidupku tak sia-sia, dengan selalu berharap padamu..
*


Abu-abu

Apakah aku tak bisa mengartikan
kata apapun darimu
Hingga biru ku sangka abu
Dan langit jingga ku kira tak berwarna.

*

#6

Apa arti aku bagimu,
Hanya selingan saat kau bosan?
Tapi saat kau kembali dengannya,
Lalu bagaimana denganku
Yang selalu mendekap erat bayanganmu.

*


#7

Maaf, aku tak berniat melukaimu
Aku tak mau kau terluka
Tau kah kau,
Aku mengharapkan mu lebih dari apapun
Jadi jangan beri aku jarak
Sungguh, aku tak mampu.
Aku tak sanggup.

*



#8

Layaknya mereka,
Akupun memiliki kesukaan
Aku suka bermain dengan bayang-bayang dan ilusi.
Seolah kau sedang disini,
Menemani dalam senyum dan lukaku.
Biarpun aku tak tahu dimana kamu

*


#9

Sejenak kamu hilang dalam lamunan perihku
Mengapa selalu mengetuk rindu yang sudah tak memiliki rumahnya.
Yang hanya meninggalkan beberapa jejak kecil dalam kesendirian.
Atau hanya ilusi saja yang juga sama tak bertuan.

*


Kopi kita

Aku membutuhkan mu
Sama halnya membutuhkan secangkir kopi.
Kopi memberiku ilusi seperti sedang terjaga,
Dan kopi juga memberiku ilusi seperti kau selalu bersamaku.
Ingatkah kita punya kenangan indah bersama kopi?
Lalu, bagaimana aku bisa menghilangkanmu,
Jika dilidahku selalu ada rasa itu.

*
Fionaz
Fionaz Hanya manusia biasa yang berusaha jadi bermanfaat untuk sesama. Seorang freelance writer dan blogger, untuk kerja sama bisa dihubungi melalui email: fionazisza03@gmail.com

Posting Komentar untuk "Kemarau Di Hati"