Jumat, 02 Agustus 2019

Iseng Ikutan Giveaway Daia Bikin Ketagihan


Assalamualaikum...

Berawal dari iseng-iseng ikutan kuis Daia detergen, nggak nyangka ternyata aku terpilih sebagai salah satu pemenang hadiah mingguan, padahal aku juga nggak tau hadiahnya apa'an!! Selang sehari  DM aku diadmin Daia agar mengirimkan data diri. Setelah ngisi aku juga nggak terlalu berharap hadiah apa yang akan aku terima.

Sabtu, 20 Juli 2019

Mengapa Budaya Antri Masih Sulit Di Jalani

Assalamualaikum..

Sore kemarin aku datang ke sebuah mini market dengan anak dan suami ku untuk membeli beberapa keperluan.
Suami memang nggak suka ngintil pas belanja jadi dia cuma nunggu di parkiran.

Dari kaca depan sudah terlihat meja kasir yang dikerubutin pembeli yang akan membayar belanjaannya.
Dalam hati berfikir "ah.. pasti bakal lama ini!!"
Tapi aku tetap cuek masuk ke dalam dan mengambil apa yang memang aku butuhkan.
Tak berapa lama aku jalan menuju meja kasir 2 yang kebetulan sudah kosong, hanya ada satu customer yang hendak membayar di kasir 1.
Anakku yang bagian membawa barang langsung meletakkannya di meja, aku berdiri tepat dibelakangnya sembari menunggu mas kasir siap melayani.

Tiba-tiba datang ibu-ibu dengan santainya menggeser barang ku yang ada dimeja, bukan hanya barangku saja tapi anakku pun di geser olehnya.
Langsung saja ku tegur ibu tersebut.
"Bu, antri napa! Udah tau itu ada anakku lagi ngantri juga, jangan digeser!" Tegurku pada ibu tersebut dengan nada sedikit jengkel.
Ibu itu menoleh ke belakang sambil senyum malu dia jawab
"Nggak mbak, aku cuma naruh barang di meja doang!" Tapi tetep cuek aja berdiri ditempat dia geser anak ku tadi.
Akhirnya mas kasir 1 langsung ngambil barang-barang ku dan di dahulukan. Padahal aku ngantrinya di kasir 2.
Tapi ya sudahlah mungkin dari pada memancing keributan.

Sebenarnya jengkel banget liat kelakuan yang seperti tadi, apa nggak bisa memberdayakan budaya antri?
Karena memang sering kali aku melihat fenomena yang seperti itu.

Seringnya emak-emak memang nggak sabaran dan Ingin di dahulukan tanpa peduli dia datang belakangan, kalau sudah ditegur sejuta alasan pun akan muncul, mulai dari kompor di rumah masih nyala sampai alasan anak dirumah lagi nangis.. OMG... Drama macam apa ini????

Nggak bisa kah kita bikin antrian sendiri berbaris rapi ke belakang? Karena tanpa aturan tertulis pun harusnya kita sudah memahami aturannya.

Wassalamu'alaikum..

Rabu, 17 Juli 2019

Ketika Menolong Seseorang Menjadi Boomerang




Assalamualaikum..

Pernah nggak sih, kita udah ngrasa ikhlas banget membantu sesama yang membutuhkan, di suatu hari orang tersebut bukan balas budi malah menuduh yang nggak baik sama kita?

Ketika seseorang membutuhkan bantuan kita, yang mungkin sudah mentok, nggak ada orang lain yang bisa bantu kecuali kita, maka naluri dalam hati bakal terketuk untuk membantu apa yang jadi beban permasalahannya.

Sebenarnya, kita membantu dasarnya ikhlas aja tanpa ingin dapat imbalan, pujian atau apapun.
Tapi lambat laun bisa berubah, saat kita sudah nggak dibutuhkan lagi. Jadi kayak sampah yang nggak ada gunanya.
Satu hal kecil aja sudah cukup memporak-porandakan kepercayaan, dan akhirnya kita lah yang seolah buruk dimata mereka.
Ya.. sadar aja, memang kalau kita masih kalah kasta. Membela diri macam apapun nggak akan ada guna.



Minggu, 28 April 2019

Tanaman Kitolod Untuk Kesehatan Mata

Mungkin sebagian dari kita belum tahu tentang tumbuhan dengan Ciri fisik memiliki daun berwarna hijau panjang bergelombang, bunga berwarna putih memanjang keatas.

Sabtu, 20 April 2019

Jadi Ini Rasanya Medeking!

Assalamualaikum..

Pernah 2 kali hamil, aku nggak pernah merasakan sakit yang berlebihan.
Hanya morning sickness biasa seperti yang bumil rasakan di trimester awal kehamilan.

Gejalanya umum seperti mual, muntah, pusing, dan gejala lainnya.
Biasanya terjadi di pagi hari, tapi kadang juga terjadi sewaktu-waktu, tergantung pembawaan bumil aja.
Kalau aku, hamil anak pertama dan ke dua nggak jauh beda,
Rasa pusing, mual dan muntah selalu terjadi di pagi hari.
Pas periksa ke bidan disarankan minum obat, dan setelah sarapan aku minum obat tersebut,

Efeknya emang nggak mual lagi, tapi karena bikin ngantuk jadi nggak lama pasti tidur nyenyak, dan bangun perkiraan jam 11 siang.
Baru bisa mengerjakan pekerjaan rumah yang masih terbengkalai.
Alhamdulillah nya, setelah bangun tidur sampai seharian badan juga fit, aku nggak pernah ngerasa sakit yang gimana-gimana.
Itu terjadi pas aku hamil anak pertama dan ke dua.

Kamis, 18 April 2019

Hamil Lagi..!! Apa Yang Salah??

Assalamualaikum..

Akhir-akhir ini saya sering kepikiran, gegara beberapa hari yang lalu nggak sengaja bertemu teman di acara nikahan.

Pas asik-asik makan, dia nimbrung disebelah saya sambil nyapa duluan.
Dia langsung nanya
"mbak kok nggak pernah ketemu?"
Saya cuma senyumin aja, lah gimana mau ketemu. Orang rumah dia dimana.. rumah aku dimana..?!?!
Dia lanjut nanya
"mbak lagi isi ya sekarang?"
"Iya mbak.." jawabku santai,
Saya nggak jawab yang aneh-aneh karena saya tau dia belum punya anak.
"Kata temen-temen mbak, mbak nggak pernah keluar karena malu soalnya lagi hamil".
Tanpa ba-bi-bu lancar aja dia ngasih statement.
Saya jawab aja dengan sedikit jengkel, tapi berusaha tetap biasa aja.
"Mbak aku nggak pernah keluar bukan karena malu, tapi badannya ini lo yang nggak mau diajak kemana-mana, soalnya sakit terus.
Ini aja belum lama aku bisa aktifitas kaya biasa lagi..!!!".
Dalam hati, mbak saya tuh masih menjaga perasaan karena saya tau kamu sudah nikah lama tapi belum dikasih momongan.

Sebenarnya saya nggak marah mbak tadi atau siapapun bilang seperti itu,
Karena saya tau mereka nggak tau keadaan saya yang sebenarnya.
Tapi alangkah nggak enaknya ketika mbak itu bicara langsung kepada saya hal yang nggak sebenarnya terjadi pada saya.
Saya itu type orang yang, kalau bisa.. kalau sakit jangan sampai ada yang tau!

Biarlah sakit itu saya dan keluarga aja yang tau. Bahkan sebenarnya ibu saya sendiri yang tinggal di Surabaya belum tau kalau selama ini saya sakit.
Biar nggak jadi beban fikiran beliau maksud saya.
Biar orang taunya saya sehat-sehat aja.

Saya kadang merasa aneh, ketika sakit langsung buat status di sosial media mereka.
Sebenarnya sah-sah aja, tapi menurut saya apa sih yang mereka inginkan dari ngepost kayak gitu,
(Maaf) apa berharap belas kasihan? berharap simpati? atau berharap dijenguk?
Ah.. semuanya kembali pada pendirian masing-masing.
Saya mungkin termasuk netizen yang nyinyir dengan status sosial media yang jenisnya seperti ini.. 😄😄

Kembali lagi pada pembahasan yang pertama,
Apa yang salah ketika saya hamil lagi,
Bukankah masih banyak wanita-wanita diluar sana yang pengen punya anak tapi allah belum mengijinkan?
Nggak jauh-jauh, dilingkungan sekitar kita aja mungkin ada.

Seperti contoh kerabat dekat saya sendiri, yang sudah menikah hampir 20tahun tapi allah belum ngasih juga.
Juga tetangga saya, nikah sudah 3tahun, belum juga hamil. Sampai ada anak kecil sebelah rumah selalu diajakin, dimanjain sama dia.
Saya juga memiliki teman baru yang tadinya saya belum begitu mengenal tentang dia.
Pas saya baca curhatan di blognya, saya jadi tau kalau dia sebenarnya juga menantikan kehadiran buah hati.

Dari contoh yang ada bukankah kita harus berfikiran terbuka.
Bukankah anak itu juga orang tuanya sendiri yang nantinya akan mengurusnya?
Bukankah keluarganya sendiri yang akan membiayai!

Disini saya bukan menyinggung mereka yang belum punya anak, sungguh bukan.
Saya hanya ingin menyentil mereka-mereka yang belum mau berfikir terbuka.
Jadi please mari berpikiran terbuka tentang pemberian allah yang belum tentu orang lain bisa dapatkan.

Wassalamu'alaikum..

Selasa, 16 April 2019

Bijak Bersosial Media Bareng Trinity Traveler Dan Semen Indonesia

Sebagai pembaca setia sekuel the naked traveler, biarpun belum semuanya kebaca.
Aku merasa wajib hadir di acara "nangkring bersama Kompasiana" yang di gagas oleh semen Indonesia pada tanggal 11 April 2019 lalu.
Menghadirkan pembicara yang super keren dan kece, yaitu Sigit Wahono dari @semenindonesia, Irwan dari @infogresik dan yang paling saya tunggu adalah trinity traveler.
Alhamdulillah bisa kesampaian juga hadir di acara tersebut.

Digelar di hall kampus B universitas internasional semen Gresik @sayauisi
Berkumpul bersama 30 kompasioner tidak hanya dari sekitaran Gresik aja, ada yang dari Banyuwangi, Kudus, Sidoarjo, Surabaya dan Lamongan termasuk saya. Juga dihadiri 120 orang mahasiswa dan umum.

Acaranya pun berjalan sangat seru.
Dimulai sambutan dari prof. Dr. Herman sasongko Selaku rektor UISI, beliau menyambut kedatangan kami.

Disambung oleh kepala depertemen komunikasi semen Indonesia bapak Sigit Wahono selaku wajah dari semen Indonesia, berbagai informasi kami dapatkan, diantaranya pabrik semen Holcim yang sudah diakuisisi oleh semen indonesia. Wah.. mantap!!

Kemudian berlanjut mas Irwan dari info Gresik yang menjelaskan pemanfaatan sosial media sebagai sumber informasi, beliau ingin memperkenalkan kota Gresik kepada masyarakat luas terutama yang belum begitu mengenal kota Gresik.
Bahkan Gresik juga punya pulau di sebelah Utara kota, yaitu pulau Bawean. Yang dulunya nggak begitu dikenal, sekarang dengan adanya info Gresik semua jadi tau letak dan keadaannya.

Dan pembicara yang terakhir dan paling ditunggu-tunggu adalah.. trinity traveler.. nggak kebayang bisa ketemu langsung.
Penampilannya sangat simpel, khas traveler sekali, gaya bicaranya pun khas anak muda, jadi dari yang muda sampai matang pasti mudah untuk memahami.
Pada sambutannya, kak trinity menjelaskan tentang pengaruh sosial media terhadap beberapa hal, sebagai pengguna sosial media baik itu berupa, Facebook, Twitter, Instagram, line, atau lainnya kita diajak untuk bijak menggunakannya.

Beliau tak memungkiri perkembangan teknologi juga turut dirasakan dalam berkarya, seperti contohnya saat promosi bukunya, tentu sangat membantu sekali.
Dan Tak lupa beliau mengajak untuk #berbagi kebaikan dalam hal apapun dimulai dari hal-hal kecil.
Sangat inspiratif!!

Bagaimana sudah berbagi #kebaikan kah anda hari ini?