Hai teman, selama ini kalian pernah nggak mengalami kesulitan saat mengatur keuangan khususnya untuk yang sudah berumah tangga? saya sendiri kadang masih kesulitan saat mengatur keuangan karena beberapa faktor.

 

Saya pernah ngobrol dengan beberapa teman yang sama-sama sudah memiliki pasangan, topik yang paling sering kami bahas ialah tentang tips mengatur keuangan rumah tangga. Topik ini terasa menyenangkan karena kami bisa saling sharing bagaimana cara mengelola keuangan saat sudah memiliki pasangan.

 

Apalagi bagi pasangan muda yang belum lama melangsungkan pernikahan, bisa saja mengalami kesulitan saat mengatur manajemen keuangan rumah tangga. Tapi memang bisa dimaklumi ya teman, karena di awal pernikahan kita tentu memerlukan proses adaptasi yang kadang tidak mudah.

 

Tips mengatur keuangan rumah tangga.

 

Gunakan kalkulator keuangan.

Dengan menggunakan kalkulator keuangan kita bisa menentukan pengeluaran dalam rumah tangga. Pembagiannya meliputi:

  1. Biaya hidup 30%. Anggarkan dana 30% dari penghasilan untuk biaya hidup yang meliputi biaya makan, belanja bulanan, bayar listrik juga air.
  2. Cicilan 30%. Usahakan cicilan yang kita miliki tidak lebih dari 30% agar kesehatan keuangan lebih terjaga.
  3. Dana darurat dan investasi 15%. kalau kita sudah memiliki asuransi, kita tetap membutuhkan dana darurat sebagai jaga-jaga saat terjadi sesuatu yang tidak diduga. Kita tinggal membagi saja 13% ini untuk dana darurat dan investasi atau pembagiannya bisa lebih besar tergantung mana yang lebih di prioritaskan.
  4. Dana sosial 10%. Kita perlu membuat anggaran 10% untuk dana sosial yang meliputi iuran RT, arisan, sedekah dan juga bentuk dana sosial lainnya.
  5. Tabungan 10%. Dana tabungan ini memang benar-benar harus dialokasikan, uang tabungan ini nantinya bisa kita gunakan untuk investasi juga atau untuk mewujudkan rencana liburan impian bersama keluarga.
  6. Gaya hidup 5%. kita memang harus mengatur keuangan sebaik mungkin tapi  ada kalanya kita perlu sedikit bersenang-senang agar tidak mudah stres, kita bisa membuat anggaran sebesar 5% untuk gaya hidup ini.

 

Transparan tentang keuangan dengan pasangan.

Kita harus bersikap transparan dengan pasangan tentang semua hal termasuk soal keuangan. Karena salah satu hal yang paling penting saat mengelola keuangan rumah tangga ialah adanya transparasi keuangan, dengan begitu kitabisa lebih cermat saat membuat perencanaan dan juga saat pelaksanaanya. Sebaiknya kita harus saling terbuka tentang gaji yang didapat, tabungan yang sudah dimiliki selama ini dan juga tentang hutang yang tentunya masih menjadi beban.

 

Selalu catat pengeluaran dan juga pemasukan setiap hari.

Sebisa mungkin buatlah catatan setiap kita mendapatkan uang dan selalu catat pengeluaran kita juga keluarga setiap harinya. Kegiatan rutin ini jika dikerjakan manfaatnya, sebagai media pengingat pengeluaran harian, kita jadi tahu sudah dibelanjakan apa saja uang yang kita dapat, jadi dengan begitu kita bisa tahu kapan uang kita mulai habis dan bisa berhemat. Manfaat lainnya dengan mencatat keuangan kita bisa memastikan pemasukan dan pengeluaran keuangan rumah tangga sudah berjalan sesuai rencana.

 

Sebaiknya masak dan makan di rumah.

Cara untuk menghemat pengeluaran berikutnya ialah dengan masak dan juga makan di rumah. Dengan memasak makanan sendiri di rumah kita bisa memastikan kebersihan bahan makanan juga proses memasaknya, kita jadi  lebih yakin tentang kualitas makanan yang kita konsumsi.

 

Selain itu yang terpenting kita bisa lebih berhemat karena harga makanan di luar jelas lebih mahal, biarpun sekarang sudah banyak bertebaran promo di merchand-merchand online tapi kita tidak boleh kalap dengan selalu membeli makanan di luar ya.

 

Gunakan pengingat untuk membayar tagihan.

Saat kita memiliki tagihan yang harus dibayar setiap bulan, seperti tagihan air, listrik, cicilan motor dll sebaiknya kita memasang pengingat untuk membayar tagihan tersebut. Memasang pengingat membantu kita agar tidak sampai lupa tanggal jatuh tempo, karena bisa saja saat sudah lebih dari jatuh tempo kita akan dikenakan denda sekian persen. Nggak mau kan kita nantinya malah mengeluarkan uang lebih untuk membayar denda tersebut.

 

Kurangi penggunaan kartu kredit.

Penggunaan kartu kredit sebenarnya memang sangat memudahkan saat kita melakukan transaksi apapun. tapi kalau tidak bisa mengontrol penggunaannya, kartu kredit malah bisa menimbulkan masalah keuangan untuk keluarga kita.

 

Nah, sampai disini tips mengatur keuangan rumah tangga yang bisa saya bagikan, semoga kondisi finansial kita semakin membaik dan semoga tips ini bermanfaat untuk kita semua ya teman.

 

 

 

 

 

Tulisan ini saya ikutkan one day one post bersama Indonesia Content Creator.

14 Komentar

  1. Sejak pandemi, makin ngerasa urgent banget utk bisa kelola keuangan dgn sip markosip ya Mba
    Kamu apa kabar mbaaa
    lama ga jumpa gegara copid yes

    BalasHapus
  2. kalo atur keuangan rumah tangga emang hal pertama kudu komunikasi ama pasangan yang dibenerin, baru deh persoalan teknis.. syukurlah sekarang banyak media untuk belajar soal ini ya mba

    BalasHapus
  3. bagus dan tepat banget tipsnya
    kecuali KK, sesudah anak anak gede kartu kredit saya tutup karena udah jarang belanja
    walau terkadang perlu juga :D

    BalasHapus
  4. Iyah bener,
    Manajemen keuangan itu Penting 🏃‍♀️

    BalasHapus
  5. Tx ya buat tips nya, saya sampe catet nih catatan presentase pengeluaran si atas. Mau coba saya praktikan.

    BalasHapus
  6. Muantepp,
    Keuangan memang seharusnya di manage sedekikian rupa agar semakin teratur

    BalasHapus
  7. tipsnya kece mbak, emang ini adalah langkah yg tepat buat atur keuangan keluarga
    aku yg paling sulit tu mencatat, duh masih suka luoa nyatat

    BalasHapus
  8. Wah saya baru tahu tentang persentase di kalkulator keuangan, ternyata selama bertahun-tahun ini kami melakukan kesalahan. Makasih sharingnya.

    BalasHapus
  9. Nah iya bener alhamdulillah sekarang berbagai macam tagihan udah masuk email yaa mba. Jadi aku mesti dahulukan bayar tagihan begitu ada email

    BalasHapus
  10. Sudah dua thun ini kami menjauh dari kartu kredit karena sudah tahu deh gimana berdarah-berdarahnya kena CC. apalagi kena tipu teman kantor karena cc.

    BalasHapus
  11. Sebagian besar tipsnya ada yg sdh aku lakukan juga n8h mbak. Tapi aku memang paling menghindari banget kalau kartu kredit. Trauma dengan masalah beberapa temen yg kesulitan krn KK ini. Dan

    BalasHapus
  12. Selalu transparan ini yang kayanya aku sering melewatkan untuk pengeluaran kecil-kecil.
    Kalau besar, in syaa Allah...lapor dulu sebelum menggunakan.

    BalasHapus
  13. saya sampai sekarang masih strugling nih mengatur keuangan bulanan. masih minus terus kayaknya perlu tambahan pemasukan,. he

    BalasHapus
  14. yg terakhir sejak dulu aku gak punya, suami mau bikin kularang. gak anti, tapi aku paling males utang. bikin gak tenang

    BalasHapus

Posting Komentar