Dari awal munculnya pandemi Covid-19, ada berbagai hal dilakukan untuk meminimalisir tingkat penularannya, salah satu cara yang dianjurkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh ialah berjemur sinar matahari pagi.


Berjemur ini memang banyak dianjurkan bahkan dalam dunia kedokteran juga meyakini paparan sinar matahari pagi bisa meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan virus dan bakteri termasuk juga virus Corona. dalam study Georgetown University Medical Center menjelaskan, paparan sinar ultraviolet dari sinar matahari bisa meningkatkan aktivitas sel darah putih yang membantu melawan inveksi (sel T).

 

Waktu yang tepat untuk berjemur

waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat sinar matahari ialah di pagi hari dan menurut WHO saat yang tepat ialah antara pukul 08.00 sampai pukul 10.00. perhatikan juga durasi karena semakin lama berjemur bukan berarti manfaat yang didapat akan lebih banyak ya, durasi berjemur yang dianjurkan berkisar 15 sampai 20 menit saja. karena sebenarnya berjemur terlalu lama bisa menyebabkan kulit mengalami peradangan dan tubuh juga kurang terhidrasi.

 

Manfaat berjemur sinar matahari pagi

  • Sinar matahari pagi mengandung berbagai vitamin yang dapat membentuk daya tahan tubuh salah diantaranya ialah vitamin D, kalsium dan fosfor. Jadi memang baiknya kita berjemur setiap pagi agar fungsi otot dan saraf menjadi lebih terjaga. Dengan vitamin ini kita bisa lebih kuat melawan infeksi yang bisa ditimbulkan oleh bakteri dan virus.
  • Sekarang untuk anak-anak, manfaat sinar matahari pagi bagi anak-anak ialah mampu mengoptimalkan penyerapan kalsium dalam tubuh anak. kalsium ialah mineral yang diperlukan untuk membentuk struktur tulang pada tubuh. Dengan bantuan sinar matahari pagi pertumbuhan tulang akan lebih optimal dan hal ini bisa meminimalisir resiko anak mengalami penyakit tulang nantinya.
  • Berjemur sinar matahari pagi dianggap sebagai cara paling mudah yang bisa dilakukan oleh siapapun khususnya masyarakat Indonesia yang berada di daerah tropis dan banyak mendapatkan sinar matahari.


 

Tips berjemur sinar matahari pagi

1. Perhatikan durasi berjemur

Seperti yang sudah saya sebut diatas, berjemur sebaiknya jangan terlalu lama durasinya sekitar 15 sampai 20 menit saja dan lakukan di pagi hari sekitar jam 08.00 sampai jam 10.00 karena paparan provitamin D pada waktu-waktu tersebut lebih dominan dibanding ultraviolet.


2. Usahakan jangan menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh

Untuk mendapatkan manfaat sinar matahari yang maksimal usahakan jangan menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh, jadi gunakan hanya 60 persen luas permukaan tubuh seperti baju lengan pendek, celana pendek dan jangan pakai topi ataupun payung.


3. Gunakan tabir surya dan kacamata hitam

Agar kulit tetap sehat saat terpapar sinar matahari, ada baiknya kita mengoleskan tabir surya ke area kulit yang terbuka ya teman. Karena terlalu lama terpapar sinar matahari juga kurang baik untuk kesehatan kulit. Dan juga jangan lupa jangan lupa pakai kacamata hitam yang mampu melindungi mata kita dari sinar UV-A dan UV-B yang dapat merusak kesehatan mata.


4. Minum air putih

Saat berjemur tentu kita banyak mengeluarkan cairan melalui keringat, jadi jangan lupa minum air putih agar tubuh terhidrasi dengan baik.


Itulah tadi penjelasan tentang waktu yang tepat berjemur sinar matahari pagi, selama masa pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman ini kita masih harus ekstra hati-hati dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan. selalu terapkan protokol kesehatan yang berlaku, terus gunakan masker, menjaga jarak dan cuci tangan dengan benar. Untuk perlindungan saat mandi dan cuci tangan saya selalu gunakan Lifebuoy yang sudah terbukti ampuh mengatasi kuman dan bakteri.

18 Komentar

  1. Belakangan ini, di tempat tinggal saya di Bogor, cuaca di pagi hari selalu mendung, jadi kesempatan untuk berjemur tidak ada.

    Sekalinya cuaca cerah, kita sekeluarga langsung keluar rumah untuk berjemur, kapan lagi ada matahari bersinar cerah seperti ini, hahaha... Biasanya saya mengajak si sulung untuk main bulutangkis di pagi hari, lumayan cari keringet.

    Makasih tipsnya ya, jadi remind lagi buat saya

    BalasHapus
  2. Pas awal-awal Covid dulu banyak yang share manfaat berjemur di jam 10.00 ke atas ya. Pikirku saat itu, bukannya virusnya yang mati, kulit kita yang terbakar deh keknya. Dan ternyata bener, jam paling pas dan efektif itu jam 08.00 - 10.00 ya...

    BalasHapus
  3. Pandemi masih berlangsung, dan jaga kesehatan jangan sampai kendor ya, Mbak. Makanya saya juga menyempatkan berjemur sejenak. Tapi tetap saya sesuaikan waktunya saja, Mbak. Karena beberapa hari ini, pukul 7 pagi saja, sudah panas banget. Makanya saya berjemur sebelum pukul 7. Pastinya tetap usahakan melakukan hal lain. Intinya terus sehat.

    BalasHapus
  4. kemarin gegara pandemi orang pada berjemur padahal ngga boleh serampangan juga. jangan sampai malah nambah masalah baru ya kak, kudu diperhatikan banget biar sehatnya dapat

    BalasHapus
  5. Jadi teringat 3 tahun yang lalu saya setiap pagi menjemur bayi di bawah sinar matahari. Sekarang jalan-jalan pagi sama si balita mengelilingi lapangan depan rumah sambil berjemur matahari juga. Apalagi di masa pandemi ini, berjemur matahari sangat dianjurkan.

    BalasHapus
  6. Sejak pandemi ini kami sekeluarga rajin berjemur mba. Berjemur di pagi hari itu bikin enak di tubuh dan hangat. Biasanya memang diantara jam 8 sampai jam 10 sih.

    BalasHapus
  7. Bener banget mbak. Waktu terbaik antara pukul 8-10 meski ada penelitian lain yang bilang pukul 6-8. Kalo lebih dari itu bisa menimbulkan dehidrasi. Apapun risetnya, semua ada datanya. Tinggal sesuaikan aja dengan tubuh dan waktu kita. Staf safe dan keep healthy ya kak.

    BalasHapus
  8. Beruntung sekali kita tinggal di Indonesia ya. Sinar matahari melimpah sepanjang tahun. Tapi sayangnya masih banyak orang malas berjemur, alasan paling banyak yaitu takut kulitnya hitam

    BalasHapus
  9. betul, harus pakai tabir surya
    wajib pakai sunscreen nih muka pagi-pagi
    nggak gitu langsung item kusem bikin stres, haha

    BalasHapus
  10. Setuju mbak, berjemur dengan sinar matahari juga perlu diperhatikan waktu dan kondisi ya mbak. Jangan sembarangan demi kesehatan juga kan yaa. Yap jangan lupa minum air putih yang banyaakkk

    BalasHapus
  11. Aku termasuk yang jarang berjemur. Tapi tetangga depan rumah rajin tiap hari berjemur. Pandemi gak pandemi beliau berjemur karena katanya bagus untuk kesehatan tulangnya yang polio

    BalasHapus
  12. Kerjaanku dulu sering bikin aku terpapar sinar matahari. Parahnya aku males banget pake sunscreen. Efeknya sekarang ada flek di wajah.
    Sekarang kerjaan banyak di rumah. Tiap pagi berjemur mb

    BalasHapus
  13. Aku suka cerewet nih ngingetin keluarga untuk berjemur saat pagi hari. Karena emang vitamin D itu bagus banget ya. Musti paham waktu yang tepat untuk berjemur.

    BalasHapus
  14. yupp saya suka berjemur di jam 9 pagi karena enak banget sambil jogging cari keringat gitu tapi di daerah saya musim kemarau dan musim timbul kabut asap

    BalasHapus
  15. Nah, aku juga pernah nulis mengenai waktu terbik untuk berjemur menurut para ahli di blog heizyi.com mbak

    Itu awalnya gegara tetanggaku pada heboh kalau berjemur yang baik diatas jam 10. Padahal bukan. Kalau berjemur jam segitu, bukannya sehat malah gosong 😂

    BalasHapus
  16. Yes, meski berjemur baik demi kesehatan kita apalagi semenjak pandemi begini ya kak.. tetap harus memperhatikan asupan air yang masuk ke dalam tubuh. Biar gak dehidrasi.

    BalasHapus
  17. Ternyata berjemur pun ada waktu yang tepat ya, mbak. Alhamdulillah selama ini masih bisa melihat sekaligus menikmati berjemur di pagi hari. Syaangnya aku nggak merhatiin waktu yang baik. Hihi

    BalasHapus
  18. Dari kecil itu udah di ajarin berjemur biar dapat vitamin D
    Mungkin ini sebabnya yaa jam olahragapun gk bisa sampai siang banget ya kak

    BalasHapus

Posting Komentar