Pengertian sendi pelana

Teman, menjaga kesehatan tubuh sangat penting kita lakukan salah satunya dengan cara menjaga asupan makanan yang kita konsumsi dan juga melakukan olah raga secara rutin. Seringnya olah raga ini yang jarang kita lakukan, padahal olah raga penting dilakukan untuk kesehatan tubuh, nggak harus melakukan olah raga yang berat, kamu juga bisa melakukan olah raga ringan yang bisa kita lakukan disela-sela kesibukan misalnya lari-lari kecil di halaman rumah, sit up dan push up di ruang keluarga bersama anak, atau sekedar angkat beban dengan menggunakan botol berisi air.


Rutin olah raga mampu membuat tubuh lebih bugar, bisa menguatkan tulang dan juga bermanfaat untuk melemaskan sendi-sendi yang ada dalam tubuh kita termasuk sendi gerak seperti sendi pelana. Kalian udah tau belum apa itu sendi pelana? Yuk kita simak penjelasannya berikut ini.

 

Mengenal Apa itu Sendi Pelana?

Sendi merupakan bagian yang sangat penting dalam mengatur sistem gerak tubuh. Sendi yang ada di tubuh kita merupakan bagian yang menghubungkan tulang dan membantu tubuh bergerak, faktanya sendi pada tiap orang jumlahnya berbeda-beda lho, yang jelas ada sekitar 250 hingga 300 sendi yang menghubungkan tulang-tulang kita.


Dan sendi pelana merupakan bagian dari sendi gerak (sendi sinovial) yang memiliki ciri-ciri, mempunyai rongga sendi dan memiliki kemampuan untuk bergerak lebih banyak. dan sendi pelana sendiri membantu menggerakkan tulang ke berbagai arah yakni ke samping kiri dan kanan, serta gerakan ke depan dan ke belakang. Nah biarpun terlihat cukup fleksibel, sendi ini tidak mampu bergerak memutar. Salah satu contoh sendi pelana yaitu sendi di bagian pangkal ibu jari.


Setelah mengenal sendi pelana, alangkah baiknya kita mengenal lebih dalam sendi-sendi yang ada dalam tubuh kita beserta fungsinya.

 

Jenis-jenis sendi dalam tubuh

Dilihat dari jenisnya sendi terdiri dari 3 macam, yaitu:

Sendi kaku

Sendi kaku merupakan bagian sendi yang bisa bergerak secara terbatas. Sendi ini berupa tulang rawan yang menyatukan antar tulang tanpa rongga sendi. Salah satu contoh sendi kaku ialah sendi yang mempertemukan tulang simfisis pubis pada area panggul, bagian ini bisa digerakkan biarpun hanya terbatas.

Sendi mati

Ciri-ciri sendi mati tidak memiliki rongga sambungan tetapi menyatu dengan adanya jaringan fibrosa (contohnya kolagen) sendi ini tetap pada tempatnya jadi tidak menyebabkan pergerakan. Contoh sendi mati yang sangat mudah dikenali ialah sendi di tengkorak bayi, karena saat masih bayi bagian tulang-tulang tengkorak di ubun-ubun disatukan secara fleksibel dengan sutura dan kemudian mengeras menjadi tulang saat usia bayi bertambah besar. contoh lain dari sendi mati ialah jaringan fibrosa yang menghubungkan tulang gigi dengan rahang.

Sendi gerak

Diatas tadi kita sudah sedikit menyinggung tentang sendi gerak. Nah sendi gerak itu sendiri ciri-cirinya memiliki rongga sendi dan memiliki kemampuan untuk bergerak lebih banyak. dengan adanya jaringan fibrosa, rongga, dan cairan pelumas (cairan sinovial) pada sendi membuat tubuh lebih mudah bergerak. Sendi memiliki banyak jenis sesuai kemampuan gerakannya, antara lain;

  • Sendi putar - Sendi putar memiliki ciri khas kemampuannya untuk menggerakkan tulang dalam gerakan memutar (rotasi) dari tulang lain.
  • Sendi engsel - Cara kerja sendi engsel hampir sama persis seperti engsel pintu, sendi engsel ini membantu tulang bergerak searah menyerupai pintu yang dibuka dan ditutup. Sendi engsel ini berada di bagian lutut dan di bagian siku yang bisa membengkok (ulna)
  • Sendi geser - Sendi geser bisa dikenali dari bagian tulang yang membentuk gerakan bergeser searah secara mendatar.
  • Sendi pelana - Sendi pelana membantu menggerakkan tulang ke berbagai arah ke kiri dan ke kanan, serta gerakan ke depan dan ke belakang, walaupun cukup fleksibel, sendi ini nggak bisa bergerak memutar.
  • Sendi gulung - Sendi gulung ditandai dengan adanya rongga sendi dan bagian ujung tulang yang berbentuk bulat. Persendian ini menghasilkan gerakan dua sumbu arah secara fleksibel kecuali gerakan memutar.
  • Sendi peluru - Sendi peluru memiliki rongga sendi dengan tulang yang ujungnya membulat (seperti bola) sendi peluru ini sendiri ialah jenis sendi untuk berbagai gerakan ke segala arah termasuk gerakan memutar.

 

Pentingnya menjaga kesehatan sendi dalam tubuh

Sekarang kita sudah mengetahui jenis-jenis sendi yang ada dalam tubuh, kerenanya penting sekali menjaga kesehatan sendi yang ada dalam tubuh dengan makan makanan yang sehat dan bergizi seperti sayur dan buah-buahan, minum air putih yang cukup, berolah raga secara teratur dan lengkapi asupan nutrisi harian dengan minum Anlene Actifit untuk kamu yang aktif karena memiliki kandungan nutrisi seperti kolagen+vitaminC yang sangat penting untuk menjaga kelenturan sendi. Jadi kamu bisa bebas bergerak aktif dan kuat untuk menjalani aktifitas tanpa takut terkena nyeri sendi.


Dan buat kamu yang punya gaya hidup sehat, kamu bisa pilih Anlene Gold Plus yang memiliki kandungan nutrisi MoveMax plus yang tak hanya menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot. Ditambah nutrisi lengkap yaitu sumber serat tinggi, kalium dan tanpa gula tambahan. Anlene Gold Plus juga membantu menjaga kadar kolesterol,tekanan darah, juga gula darah tetap normal.

 

Nah teman, sampai disini dulu pembahasan kita tentang pentingnya menjaga kesehatan sendi, semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa.


Post a Comment