Bantu Perkenalkan Kekayaan Daerah bersama IndiHome -  Siapa bilang, tinggal di kampung tapi nggak bisa maju? Sini merapat, kita gelar tikar sambil makan ikan bakar.


Tinggal jauh dari hiruk pikuk kota besar membuat saya bisa hidup berdampingan dengan alam yang hijau setiap harinya. Daerah tempat tinggal saya di wilayah Lamongan Jawa Timur merupakan dataran rendah, di sini masih banyak terdapat lahan persawahan yang total luasnya sekitar 87,318 Hektar (data per tahun 2018)


Saya menetap di kecamatan Kalitengah, letaknya sekitar 17 Km dari pusat kota Lamongan. Di daerah sekitar tempat tinggal saya banyak terdapat area persawahan yang bisa beralih fungsi sesuai musim, makanya pematang sawah di daerah sini ukurannya tinggi sekitar 150 cm. Kalau sedang musim penghujan, lahan sawah bakal dimanfaatkan oleh para petani menjadi tambak ikan. Karena posisi desa saya juga rendah jadi air akan melimpah sepanjang musim penghujan. 


Pada saat musim kemarau tiba, tambak ikan warga akan beralih fungsi menjadi sawah yang ditanami padi. Setelah musim panen padi, warga biasanya memanfaatkan lahan untuk menanam palawija sambil menunggu datangnya musim hujan, tanaman palawija yang ditanam umumnya jagung dan kacang hijau. Dan tanaman ini sengaja dipilih karena tidak membutuhkan banyak air.


Ngubeg ikan


Proses Peralihan dari Tambak Menjadi Sawah

Ada proses yang lumayan panjang untuk bisa menjadikan tambak ikan menjadi sawah yang nantinya bakal ditanami padi. Prosesnya sendiri bisa sampai berminggu-minggu untuk bisa mendapatkan hasil yang baik.


Saat masuk musim kemarau dan debit air di kali mulai berkurang, ikan di tambak akan mulai dipanen. Setelah itu air di dalam tambak dikuras sampai habis, biasanya ikan masih banyak tersisa dan inilah saatnya pesta menangkap ikan pakai tangan berlangsung atau disini biasa disebut ngubeg.


Saat tiba waktunya ngubeg, tiap subuh anak-anak kecil usia SD sampai SMP suka ikut menangkap ikan di tambak warga dan hasilnya akan dijual di pasar untuk tambahan uang jajan. Biarpun harus berlumuran lumpur sambil lari-larian menangkap ikan, tapi acara tahunan ngubeg ikan ini selalu dinanti-nanti. Bahkan sering juga warga dari luar daerah datang untuk ikut acara ngubeg ikan ini.


Membersihkan tambak ini tujuannya agar nggak ada ikan yang tertinggal, yang nantinya dimangsa kawanan burung yang bakal merusak tanaman padi. Setelah proses ini selesai, lanjut membajak sawah agar memudahkan saat menanam padi. Tanah yang ada di pematang sawah juga ditinggikan menggunakan cangkul, tujuannya untuk memperbaiki pematang sawah yang rusak saat proses ngubeg. 


Kearifan lokal


Pemupukan dengan pupuk organik juga dilakukan untuk memperbaiki kualitas tanah. Setelah itu lanjut proses tanam padi atau biasa disebut tandur (ditanam sambil mundur) setelah proses ini petani sudah agak bisa bersantai sambil memperhatikan pertumbuhan padi sampai siap panen.


Hasil panen padi sebagian dimanfaatkan untuk stok pangan setahun kedepan dan sebagian lagi dijual ke salep yang ada di sekitar desa. Di salep ini padi-padi diolah hingga menjadi beras dengan kualitas yang baik, nantinya akan dikirim ke luar kota hingga luar pulau. Penjualannya juga biasa dilakukan secara online dan offline.


Internetnya Indonesia

Sedekahan, Ucap Syukur Atas Panen yang Melimpah

Di setiap daerah pasti memiliki tradisi sedekah bumi termasuk di daerah tempat tinggal saya, kami biasa menyebutnya sedekahan. Sedekahan biasa digelar beberapa waktu setelah musim panen raya selesai, tujuannya untuk mengucap syukur atas hasil panen yang didapat selama setahun ini, dan juga bersama-sama berdoa semoga mendapatkan hasil yang baik lagi untuk tahun-tahun berikutnya.


Ada yang unik dari tradisi sedekah bumi yang ada di tempat tinggal saya, yaitu saat sedekahan dilaksanakan hanya para laki-laki yang boleh memasak di dapur umum dan ini sudah berlangsung dari zaman nenek moyang kami dulu. 


Sejak pagi para laki-laki di kampung kami sudah sibuk menyiapkan acara, ada yang bertugas memasak nasi, memotong seekor sapi dan memasaknya, ada juga yang khotaman Al-Quran. Ba’da Ashar ialah saat-saat yang ditunggu oleh anak-anak segala usia, karena ada acara tebar uang dari uang koin sampai uang kertas. 


Malamnya diadakan acara pengajian atau di tahun-tahun sebelumnya juga pernah menggelar pertunjukan wayang. Para wanita kebagian tugas menyiapkan bumbu masakan sehari sebelumnya, serta menyiapkan suguhan jajanan dan menjadi terima tamu.


Tradisi-tradisi seperti yang sudah saya sebutkan diatas memang harus dilestarikan sebagai kekayaan daerah, kearifan lokal yang harus senantiasa dijaga agar tidak punah karena tergerus jaman. Dan dengan makin majunya teknologi memudahkan kita untuk memperkenalkan kekayaan daerah, salah satu caranya ialah dengan menulis seputar kearifan lokal, kekayaan daerahku seperti ini, bisa juga dengan membuat foto atau video dan di share di sosial media yang kita miliki agar makin banyak yang mengetahui dan mengenal kekayaan daerah kita.



Bantu Perkenalkan Kekayaan Daerah bersama IndiHome 

Berkat akses internet yang lancar dari IndiHome membuat saya bisa bebas berkarya sambil mengenalkan kekayaan daerah seperti pesta ngubeg ikan dan acara sedekah bumi yang berlangsung dengan meriah. IndiHome sudah menemani saya selama beberapa tahun terakhir. Makanya biarpun tinggal di desa tapi akses internet tetap lancar berkat jaringan IndiHome yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Telkom grup

Telkom Group senantiasa berkembang, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan IndiHome sebagai internetnya Indonesia merupakan layanan digital yang menyediakan internet rumah, telepon rumah, dan TV interaktif (IndiHome TV) dengan beragam paket. Saat ini jaringan IndiHome sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan internet yang lebih baik bagi masyarakat.


Dan sampai sini dulu ulasan saya tentang mengenalkan kearifan lokal, kekayaan daerahku kali ini. Semoga makin banyak yang peduli dengan potensi daerah masing-masing agar anak cucu kita nantinya masih terus bisa menikmati alam dan tradisi yang ada.


24 Komentar

  1. Asyiknya bisa tetap produktif dengan IndiHome, ya. Udah ga perlu ada dikotomi lagi antar desa dan kota.

    BalasHapus
  2. seru ya, kita jadi banyak tahu tentang daerah-daerah yang ternyata menyimpan banyak keindahan berbeda :) semoga adanya indihome ini makin merata akses internet buat memenuhi kebutuhan manusia

    BalasHapus
  3. MasyaAllah.. kangen Lamongan. Pengen kesana lagi nih mbak. Senang rasanya sekarang akses internet sudah lancar disana berkat IndiHome

    BalasHapus
  4. Saya merasa terbantu banget dengan adanya internet masuk desa dari IndiHome ini. Bisa tetap upgrade diri meski tinggal di pelosok

    BalasHapus
  5. Aku juga baru 2 tahun tinggal di kampung. Akibat kena PHK, jadi lebih memilih mengembangkan dan mencari rezeki di kampung saja. Sebenarnya lebih ingin menjaga orang tua aja sih. Syukurlah internet skrg sudah menjangkau hingga pelosok desa. Udh ngebut, ngga kalah dgn kecepatan internet kota. Pekerjaan pun bisa dicari online kok. Pokoknya, pgn wujudin tinggal di desa tapi rezeki kota. Haha..

    BalasHapus
  6. Wah asyik juga nih di Lamongan, aku belum pernah kesanaa mba, kapan2 pengen kesana juga. Btw sedekah bumi ini juga ada di sini cuman aku jg blm pernah ikut sih. Oh iyaa selama pandemi kemarin, internet ngebantu banget sih mbaa :') apalagi buat sekolah anak2.

    BalasHapus
  7. Ayu Natih Widhiarini23 Juni 2022 06.56

    IndiHome ini memiliki banyak program kemanusiaan yaa, banyak banget inovasinya di bidang sosial. Panutan sekalii

    BalasHapus
  8. Indihome emang ngebantu banget ya. Dengan internet cepar dan lancarnya bisa ngebantu kita melakukan apa paun

    BalasHapus
  9. Dengan jaringan internet lancar dari Indihome ini, kearifan lokal daerah bisa tersebar secara luas ya mbak

    BalasHapus
  10. betul banget mba kalau ga ada internet ga bakalan tau kekayaan daerah lain

    BalasHapus
  11. Akses internet penting banget apalagi buat penjualan beras secara online.. hehe..

    BalasHapus
  12. Oh ada banyak sekali adat di Indonesia yang biasa dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur atas segala nikmat, terutama yang berkaitan dengan alam.
    Mari kita terus sebarkan kebaikan untuk akses mudah informasi masa kini melalui jaringan internet lancar dan mudah.

    BalasHapus
  13. Kerjaan saya tuh video call sama keluarga di Sulawesi supaya mereka tahu adat keluarga suami saya di Jawa
    Internet lancar bikin semua jadi mudah dan terasa dekat

    BalasHapus
  14. Wah luar biasa ya kearifan lokalnya
    Selama ini tahunya Lamongan terkenal dengan soto. Rupanya banyak kekayaan dan keunikan lain yang memikat hati

    Bagian yang khusus para lelaki saja yang memasak itu sebenarnya bisa dibilang penerapan emansipasi versi Lamongan ya. Kereèeeeen

    BalasHapus
  15. Senangnya menambah ilmu baru mengenai kearifan lokal. Apalagi sekarang indihome sudah menjangkau sampai ke desa desa ya jadi informasi lebih gampang diakses

    BalasHapus
  16. Lamongaaannnn, selama ini cuma tau Soto Lamongan ternyata di Lamongan punya banyak aktraksi budaya yg menarik yaaa, kudu persiapkan waktu yg matang nih buat explore Lamongan 💛

    BalasHapus
  17. Wah mbak nenekku juga Lamongan lho. Daerah Majenang, Kedungpring. Dekat nggak dengan Kalitengah?

    BalasHapus
  18. Kalau denger Lamongan itu jadi ingetnya Persela Lamongan, maklum penggemar bola, hihihi. Dengan adanya internet, kini daerah-daerah di Indonesia bisa "branding" daerahnya dengan mudah, apalagi dengan bantuan internet yang kenceng dari Telkom Group, yaitu Indihome. Keren dah!

    BalasHapus
  19. Duhh serunya. Jadi pengen ikutan ngubek juga nyari ikan bareng-bareng. Hehee.. Alhamdulillah ya kak. Walau di desa, internet tetap lancar berkat indiHome. 😊

    BalasHapus
  20. potensi daerah bisa dikenalin lebih luas lagi kalau ada internet memang yaa, koneksi gawai dan internet bisa memajukan daerah

    BalasHapus
  21. Wah, bisa nih ya buat ngembangin jual beli kuliner warung makan Lamongan secara daring. Kalo di sana nama warung makan Lamongan nyebutnya apa mbak?

    BalasHapus
  22. kekuatan internet emang bisa memberdayakan daerah sekaligus masyarakatnya yaa. Bisa "menjual" kearifan lokal juga buat destinasi wisata dan budaya, selain motif ekonomi ya bisa sekalian mengenalkan dan melestarikan budaya

    BalasHapus
  23. Pengetahuan baru banget bagi saya tentang kearifann lokal ini, Kak. Apalagi yang ngubeg. Kayaknya seru. IndiHome jadi memudahkan jangkauan informasi, ya, Kak.

    BalasHapus
  24. Bloger memang erat sekali hubungannya dengan internet ya fionaz, akupun di rumah pake IndiHome

    BalasHapus

Posting Komentar