Cara Menurunkan Berat Badan dengan Pendampingan Medis Bersama Halofit

 


Menurunkan berat badan sering terdengar sederhana: makan lebih sedikit dan bergerak lebih banyak. Tapi kenyataannya, banyak dari kita sudah mencoba berbagai cara menurunkan berat badan mulai dari diet, olahraga, sampai mengatur jam makan tapi hasilnya tidak selalu sesuai harapan.

Aku sendiri mengalaminya. Dengan tinggi badan 155 cm, angka di timbangan sudah cukup lama berhenti di 61 kg. Diet IF sudah aku coba, workout juga meski masih tipis-tipis karena harus berbagi waktu dengan banyak hal. Tapi jujur, perubahan yang aku rasakan belum signifikan. Di titik itu, aku sempat bertanya ke diri sendiri: “Apa aku kurang usaha?” atau jangan-jangan memang cara menurunkan berat badanku belum cocok dengan kondisi tubuhku.

Dari situ aku mulai sadar, penurunan berat badan itu nggak bisa disamaratakan. Apa yang berhasil di orang lain, belum tentu hasilnya sama di tubuh kita. Terutama ketika berat badan sudah stuck di angka tertentu, diet dan olahraga saja kadang terasa tidak cukup.

Cara Menurunkan Berat Badan yang Umum Dilakukan

Sebagian besar orang memulai perjalanan menurunkan berat badan dengan cara-cara yang paling umum dan itu wajar.

1. Mengatur Pola Makan

Mulai dari mengurangi porsi, menghindari gula, sampai mencoba berbagai jenis program diet seperti low carb atau intermittent fasting. Di awal, biasanya ada penurunan berat badan, tapi setelah beberapa waktu tubuh bisa beradaptasi dan membuat progres melambat.

2. Olahraga

Olahraga rutin jelas punya banyak manfaat. Tapi, pada kondisi tertentu misalnya berat badan sudah berada di fase “nanggung” olahraga ringan saja sering belum cukup untuk menurunkan lemak secara signifikan.

3. Mengandalkan Obat Diet

Pilihan ini cukup populer, tapi juga paling berisiko jika tidak dibarengi pengawasan medis. Banyak obat diet yang menjanjikan hasil cepat, tapi efek sampingnya bisa berdampak ke kesehatan jangka panjang.

Dari berbagai cara menurunkan berat badan ini, aku mulai memahami satu hal penting: bukan cuma soal seberapa keras kita berusaha, tapi seberapa tepat caranya untuk tubuh kita sendiri.

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Aman Bersama Halofit

Ketika diet dan olahraga sudah dicoba tapi hasilnya belum maksimal, pendekatan medis bisa menjadi opsi yang lebih aman dan terarah. Salah satu yang menarik perhatianku adalah Halofit, program diet dari Halodoc yang dirancang sebagai klinik obesitas digital.

Halofit menghadirkan pendekatan menyeluruh, mulai dari asesmen kondisi tubuh, pendampingan dokter dan ahli gizi, hingga penggunaan metode medis yang terbukti secara klinis. Salah satunya adalah injeksi GLP-1 dengan kandungan semaglutide, yang digunakan untuk membantu menurunkan berat badan pada individu dengan obesitas atau yang kesulitan turun dengan cara konvensional.

Yang membuat Halofit terasa lebih meyakinkan adalah prosesnya yang tidak instan dan tidak sembarangan. Semua dilakukan berdasarkan evaluasi medis, sehingga program diet yang dijalani lebih aman dan realistis.

Rekomendasi Obat Diet yang Umum Digunakan

Saat membahas penurunan berat badan, topik obat diet hampir selalu muncul. Namun penting untuk memahami bahwa obat diet seharusnya berfungsi sebagai pendukung, bukan solusi utama.

1. Penekan Nafsu Makan

Jenis ini bekerja di sistem saraf pusat untuk mengurangi rasa lapar. Sayangnya, jika digunakan tanpa pengawasan dokter, risikonya cukup tinggi.

2. Penghambat Penyerapan Lemak

Membantu mengurangi jumlah lemak yang diserap tubuh, tetapi sering menimbulkan efek samping seperti gangguan pencernaan.

3. Injeksi GLP-1 (Semaglutide)

Berbeda dari obat diet biasa, injeksi GLP-1 bekerja dengan meniru hormon alami tubuh yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Hasilnya, nafsu makan lebih terkontrol dan rasa kenyang bertahan lebih lama.

Injeksi GLP-1 dengan kandungan semaglutide ini tersedia dalam program Halofit, sehingga penggunaannya tidak dilakukan sembarangan. Dosisnya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dipantau oleh tenaga medis, membuatnya lebih aman dibandingkan mencoba obat diet tanpa pendampingan.

Informasi tentang GLP-1 (Semaglutide)

Apa Itu GLP-1?

GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1) adalah hormon alami yang berperan dalam mengatur rasa lapar, rasa kenyang, dan kadar gula darah. Dalam dunia medis, GLP-1 receptor agonist digunakan untuk membantu mengontrol berat badan secara bertahap.

Manfaat Semaglutide dalam Program Diet

Semaglutide adalah salah satu obat yang bekerja sebagai GLP-1 receptor agonist. Beberapa manfaatnya dalam program diet antara lain:

  • Membantu mengurangi nafsu makan
  • Membuat rasa kenyang bertahan lebih lama
  • Mendukung penurunan berat badan yang lebih stabil

Karena bekerja di level hormon, semaglutide harus digunakan dengan pengawasan medis, bukan sekadar ikut tren atau rekomendasi dari media sosial.

Siapa yang Cocok Menggunakan Injeksi GLP-1?

Injeksi GLP-1 biasanya direkomendasikan untuk:

  • Individu dengan obesitas
  • Orang yang berat badannya sulit turun meski sudah diet dan olahraga
  • Mereka yang membutuhkan program diet dengan pendekatan medis

Semua kriteria ini akan dievaluasi terlebih dahulu dalam program Halofit.

Program Diet Halofit: Lebih Terarah dan Terjangkau

Salah satu hal yang cukup menarik adalah Halofit Transform, program diet dengan injeksi GLP-1 yang ditawarkan mulai dari 3,3 juta rupiah per bulan. Dibandingkan membeli injeksi GLP-1 secara satuan, program ini terasa lebih masuk akal karena sudah mencakup:

  • Konsultasi dokter
  • Pendampingan ahli gizi
  • Monitoring berkala
  • Edukasi pola hidup sehat

Pendekatan ini membuat program diet terasa lebih terstruktur dan tidak membebani secara mental.

Cara Memulai Program Halofit di Halodoc

Bagi kamu yang tertarik mencoba cara menurunkan berat badan yang lebih aman, langkah memulai program Halofit cukup sederhana:

  1. Akses layanan Halofit melalui aplikasi atau website Halodoc
  2. Lakukan asesmen awal sesuai kondisi tubuh
  3. Konsultasi dengan dokter
  4. Tentukan program diet yang sesuai
  5. Jalani program dengan pemantauan rutin

Semua proses dilakukan secara digital, sehingga lebih praktis dan fleksibel.

Penutup

Menurunkan berat badan bukan soal siapa yang paling cepat mencapai angka tertentu, tapi siapa yang bisa menjalani prosesnya dengan sehat dan berkelanjutan. Aku sendiri yang masih dalam perjalanan ini masih belajar memahami tubuh, masih mencoba berbagai pendekatan yang paling masuk akal.

Kalau kamu juga sedang merasa stuck meski sudah diet dan olahraga, mungkin ini saatnya mempertimbangkan cara menurunkan berat badan yang lebih terarah dan aman. Dengan pendampingan medis dan program yang menyeluruh, Halofit bisa menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan. Pelan-pelan saja. Tubuh kita bukan untuk dilawan, tapi dipahami.


Fionaz
Fionaz Hanya manusia biasa yang berusaha jadi bermanfaat untuk sesama. Seorang freelance writer dan blogger, untuk kerja sama bisa dihubungi melalui email: fionazisza03@gmail.com

Posting Komentar untuk "Cara Menurunkan Berat Badan dengan Pendampingan Medis Bersama Halofit"